all we need is us

And yes, we are not meant to be apart.. many silly things happen when we’re apart.
God has this funny little way of letting us finally know the fact.

It’s simply awesome, not like the movie..
Crazy In Love -- Sofia Karlberg  [Beyonce Cover]

Oca amarlis

‘If we are serious about combating selfishness and promoting compassion in the world, then is it not vital that we develop the tools of intellectual self-defense to deal with these assaults on our minds and hearts? The solution must lie in reversing the priorities, in subordinating dead things—money, capital, profits— to life: people, animals, the planet.’
[David Edwards – Life or Death]

Change, takes time.

‘Give me one word.. I need one word.. to type.. on my blog’
I asked someone.

‘Change.’
He replied.

Takes time to think,
to act,
to make
a change.

Are we ready to change?
Says the sun to the moon.

We must change.
Says the sky to the water.

Will us still in love?
If we change.

Takes time
to prove
the change.

The unknown.
Says caterpillar to butterfly.

[3minutes inspiration #lv]

us, always.

My other one.
Menulis tentangnya pun jadi pelarian.
Dari segala bentuk ke-absurd an.
Wajar menurutku.
Tidak buat mereka.
Parameter normatif yang sering tidak logis.
Kehidupan sampah yang diberi label.
Dan dikemas dalam bungkus yang indah.
Sebenar-benarnya adalah kosong.
Bahkan minus.
Hidup cuma sebesar bola dunia.
Isi seluruhnya hanya masalah.
Dan kita dihadiahi kalbu.
Yang tak bisa kusamakan dengan pikiran, apalagi hati.
Harusnya bisa dipakai.
Karena fungsinya lebih dari sebesar bola dunia.
Tapi seringnya jarang dipakai.
Lebih sering pakai hati.
Lahirlah produk baik dan jahat.
Banyak yang pakai pikiran.
Berbuah solusi sesaat yang penuh perhitungan.
Lebih bagus telanjangi saja pikiran itu sampai sebodoh-bodohnya.
Dan kuras isi hati sampai perih.
Menangis sepanjang waktu.
Padahal waktu saja buatku tidak ada.
Waktu cuma penanda.
Supaya banyak hal tidak bentrok dilakukan satu sama lain di saat yang sama.
Hai, perfect stranger…
Kutanya pada kalbuku, apakah kamu benar-benar real.
Kamu ada.
Bahkan sejak dulu. Lama ada.
Lebih dari sekedar ada.
Aku kamu satu.
Bukan menjadi satu.
What we’re having now is a crazy thing.
An absurd thing.
Yet real.
Beyond realistic.
Aku kamu satu.
Di dalam kehidupan yang penuh sampah.
Yet we will create a different world.
World of us.
Us.
Kapanpun, di manapun.
Us.

Always.

ketika venus lahir

ada yang bilang
hidup adalah komedi hitam
sebuah kesejajaran abnormal
atau unsur yang mengerikan
yang dibuat menjadi karya oleh para komikus
makin pekat dan larat maka makin nikmat

dalam riuhnya hujan,
apa pun tampak samar dan kabur
begitu juga kelamnya dunia
yang lucu pun tampak hitam
subuh itu venus lahir
menggantikan bulan
mencoba berkawan dengan matahari
berharap
hidup tak lagi komedi hitam

Alex Komang

Jam 9 malam tadi saya menerima telpon dari Mas Jerry, sebuah berita yang bikin saya shocked.
‘Oca, kamu sudah dengar kabar kalau Alex Komang meninggal dunia?’ pertanyaan yang saat saya dengar saya gak tau mesti dijawab atau tidak. Butuh waktu untuk saya bisa mencerna kata-kata Mas Jerry. Yang pada akhirnya saya cuma bisa jawab: ‘oh my God..’

Saya kenal Mas Alex sekitar lima tahun dan perkenalan awal kami cukup unik, lewat sebuah email. Mas Alex mengapresiasi salah satu foto saya. Sejak itu kami sering ngobrol di cafe Tator di Dharmawangsa Square atau di tempat makan favoritnya Ayam Bakar Ganthari di Blok M area. Sebelum akhirnya Mas Alex bikin cafe… hmm dia gak suka istilah cafe.. ya, sebelum akhirnya Mas Alex bikin Warung Darmin di Duren Tiga yang belakangan sering jadi tempat kami ketemu dan cerita-cerita tentang banyak hal.

Mas Alex adalah sosok orang yang sangat humble walau dia seorang aktor terkenal. Dia sering cerita tentang industri film dan juga senang mendengarkan saya cerita tentang industri periklanan. Tapi di antara semua cerita yang selalu dia sampaikan dengan penuh semangat, saya selalu menangkap perasaan sedih dan cinta yang luar biasa ketika dia bercerita tentang Aisyah, anak satu-satunya.
Ada satu momen yang saya gak akan pernah lupakan.
Pernah satu saat ketika saya undang Mas Alex via short message untuk datang ke pameran foto yang dibuat oleh teman-teman idLeica saya, dia bilang gak bisa hadir karena harus menjemput Aisyah yang datang liburan ke Jakarta dari sekolahnya di Kuala Lumpur dan saya tentunya sangat mengerti dan memaklumi. Tapi ternyata Mas Alex memberikan saya surprise karena akhirnya mau menyempatkan diri datang sebentar ke pameran setelah menjemput Aisyah dari bandara. Tentu saja saya senang. Buat saya, dia adalah orang yang memegang teguh komitmen dan selalu berusaha menyenangkan hati orang lain.

‘Membuat orang lain bahagia itu adalah sebuah berkah buat kita, Ca..’ begitu katanya dulu.

Saya belajar sedikit banyak tentang kehidupan dari Mas Alex. Tentang pemberontakan masa remaja, tentang akidah dan rasa sayang, tentang siang dan malam.
Betapa dia sangat mengagumi Teguh Karya, yang katanya hanya seorang Teguh Karya yang paling bisa menegur, memberi kritik dan memarahinya untuk bisa jadi lebih baik.

Terus terang, saya merasa kehilangan.
Dua bulan lalu, setelah memohon ijin memberikan nomor teleponnya ke salah seorang teman saya yang kebetulan butuh pertolongannya, kami berjanji ketemu untuk ngopi dan ngobrol tapi ternyata Tuhan memutuskan bahwa itu adalah kontak terakhir saya dengan Mas Alex. Tidak ada lagi kopi tubruk hitam dan singkong keju atau pisang goreng hangat yang bisa kami nikmati bersama.

Istirahat yang tenang di sana, Mas Alex.

Saya tidak mengenangmu sebagai seorang aktor senior berkualitas tapi saya mengenangmu sebagai seorang laki-laki baik yang berkarakter dan berkemauan kuat, pemberi kritik yang sempurna, teman yang selalu mendengarkan, ciptaan Tuhan yang tidak pernah habis-habisnya selalu menularkan semangat rahman rahiim ke orang-orang yang disayangi.

Saya mengenangmu sebagai seorang virgo sejati.

Rest in peace, Mas Alex.

Oca amarlis

Oca amarlis

Oca amarlis

Oca amarlis

Oca Amarlis

‘when love arrives’

.. thank you for stopping by.
[Sarah Key & Phil Kaye]

all about the moon

[1]

An angel has come to me with no reason
And hold me in her broken wing
That my pain won’t let her wings unfold
As the moonlight begin to be closed by dark cloud
I feel in peace
I ask her why, why me
My angel just smile and says,
‘I don’t know, but God do know
why He sent me to you’
So i fall asleep in peace
For a long time
In the broken wings of my angel

[2]

When the sun comes through the dawn
If the full moon does not groom the loveliness night anymore

I want..
You to greet my night
Paint this pretty restless

Be here with your blazing
Tune a beautiful night song

Until the dawn comes
Moving over you

[3]

Can you see the moon tonight?
The moon is so sharp
Too sharp so it slices my heart
and can you see the stars above?
Those are the pieces
of my heart

a magical morning

Oca amarlis

Dari kecil gue paling suka pelangi.
Dulu, setiap habis hujan dan langit masih cerah, pasti gue bakal nyari tempat paling tinggi atau kalau di pas lagi di rumah gue akan langsung naik ke atas genteng sekedar buat nungguin kalau-kalau ada pelangi di langit.
Bisa sampai 15 menit gue tungguin, paling sedih kalau udah ditungguin tapi gak keluar pelanginya.
Sampai sekarang pun, masih suka ngejar pelangi.
Pernah waktu ngantor di Y&R Indonesia di Menara Jamsostek, sampai keluar dari ruang meeting gara-gara ada yang teriak di luar ruangan ‘look, ada pelangi!’ dan gue bilang sama orang-orang di meeting room gue mau ke toilet, padahal gue ke lantai 9, outdoor area, bengong di sana ngelihat pelangi. Duh, senangnya minta ampun.

Yes, i do really love rainbows and their beauty.

Pelangi buat gue bukan cuma indah, dia  bukan cuma sederet lengkungan warna-warni.
Entah kenapa, dari kecil kalau setiap habis nangis berkepanjangan atau kalau lagi sedih-sedihnya, pasti dikasih liat pelangi sama Tuhan. Hehehee.. Allah tuw baik banget. Selalu tau cara menghibur gue.
I believe that it was God telling me that I would never have to go thru that particular sadness that I remembered, faced & dealt with again in my life time.
Then I feel so special & loved.
Dengan melihat pelangi secara langsung, gue bisa merasa langsung punya energy lebih, pure positive energy, blessings. To me it’s the perfect time to be grateful for all the gifts in my life.

Pagi hari, di hari pertama di tahun yang baru ini, sekitar 8am, matahari baru mulai kelihatan dari balik awan yang sedikit kelabu karena hujan yang gak habis-habisnya sejak semalam, gue dikasih sebuah luxurious moment sama Tuhan. I saw a rainbow! Not only one rainbow, it was a double rainbow!!
I felt something extremely powerful from it, double harvest and double blessings!

Gue beranggapan bahwa itu sweet surprise dari Tuhan buat gue di awal tahun baru, karena 3 hari sebelumnya gue bikin wishlist dan seeing a rainbow after the rain is one of the item on the list.
Gue berasa pengen nangis senangis-nangisnya waktu dikasi liat double rainbow itu. What a wonderful magical moment.

That was my first spiritual story in 2015.
Hope everything good will happen in the future.
Aamiin!

And here I would like to wishing you all a Happy New Year with hope that you will have many blessings in the year to come.

[When double rainbows appear it means that whatever is coming to you has great meaning in your life and that one good thing will lead to another good thing. I really rejoice in your happiness and good fortune. The rainbows are a sign from the cosmic universe that you are about to have something great fall into your lap! – Lillian Too of Feng Shui Malaysia]

Comment Ratings plugin provided by mondo-casinos.fr