Monthly Archives: April 2012

film-mu, di setiap film ada ilmu

Kemarin sedikit ngetweet tentang film.
Setiap film memiliki pesan.
Setiap film bisa melahirkan inspirasi.
Setiap orang bisa mendapatkan ilmu dari sebuah film.
Masa’? Iya, seharusnya.

Sebuah film perang mengajarkan kita apa gunanya strategi pertahanan dan penyerangan, bagaimana kita bisa survive dari tekanan musuh. Film komedi kadang memaksa kita untuk bisa lebih ringan menghadapi hidup dengan tertawa.
Kita jadi tau bagaimana cara maintain hubungan dengan pasangan terkadang justru dari hasil nonton film drama percintaan.
Bahkan sebuah film tentang pocong pun memberikan kita sebuah ilmu. Hah? Iya, ilmu mistis fantastis! Hahahaa..
Dan sebagainya. Dan sebagainya.

Cuma ada satu jenis film yang ilmunya belum pernah bisa gw terapkan dalam kehidupan gw.
Film tentang tarik-tarikan mobil.
Seringkali jika sebuah film mengangkat the car as a star, gw sering merasa ditreat oleh si movie directornya sebagai seorang penonton yang super bodoh. Kenapa? Karena penuangan imajinasi dari si director seringkali mirip seperti treatment cartoon movie maker.
Maksudnya?
Gini, udah pernah nonton Gone in 60 Seconds? Inget gak waktu adegan sebuah mobil Mustang abu-abu dikejar keliling kota sama mobil polisi? Lalu lintasnya macet parah. Ada truk gede banget di depannya. Tiba-tiba aja, si Nick Cage ambil ancang-ancang buat nge-gas-pol. Setelah itu bisa ditebak, mobilnya mengudara terus mendarat mulus. Dan terus lanjut ngebut.
Ya maaf aja nih, di mana-mana juga kap mobil kalau ketonjok preman aja bisa bonyok, masa’ abis terbang 10 meter bisa nyungsep dengan mulus?
Apa gw mesti pake mobil Mustang buat mempraktekkan ilmu mobil terbang? *ini contoh pertanyaan sirik tanda tak mampu yaaa..

Satu adegan di Fast and Furious, you’re going fast dan in the middle of a race si pembalap asik ngutak ngatik laptop. Gw nyetir kenceng di tol aja udah cukup pusing buat mencet keypad blackberry, itu aja biar smooth dan tetep fokus latihannya makan waktu sampai 3 tahun dengan segala resikonya, gimana kalo ngoprek laptop yaa..
Paling sebel kalau liat Angelina Jolie nyetir kenceng mobil sport sambil kissing tanpa ngeliat ke depan dan gak pakai acara nabrak. Waaah, senangnya kalau bisa kayak gitu! Nah, gw berharap bisa dapet ilmu kayak gitu =))
Amin, one day. *you wish,Ca*

Balik lagi ke film.
Lagi-lagi jika bukan ilmu namanya, tetap saja kita bisa mendapatkan kekuatan lain dari sebuah film.
Ia bisa jadi medium kritik tanpa perlu menghadirkan abstraksi canggih, referensi akademik yang berlebihan atau bahkan ayat kitab suci untuk mengajak orang mempercayainya tanpa reserve. Film memberi kita landscape yang besar dan luas untuk mengatasi keterbatasan nalar, teori dan paradigma.
Film mampu melompatkan akal ke dimensi masa depan yang kita belum tahu formatnya seperti apa, bahkan sanggup menyurutkan akal ke keadaan ribuan tahun lalu.
Dan semua gambaran tentang peradaban sebuah masa itu dipendekkan hanya dalam beberapa jam saja.
Seperti mesin waktu.
That’s amazing.

 

Comment Ratings plugin provided by mondo-casinos.fr