Category Archives: quotes

‘The people I liked were those who were able to do something with nothing – painters, writers and photographers. I looked into photography early on and I saw that there were sports photographers who needed an Olympian, fashion photographers who needed a model and war photographers who needed a war.
Cartier-Bresson and Robert Frank and Riboud and those guys – they didn’t need anything; they would just look out the window or go to the garden. In other words, the everyday life situation became a gold mine for these artists, and I gravitated towards the fact that you could take something right next to you and turn it into art or communication. I liked the integrity of journalism but I was always interested in photographs. Photographs didn’t have to communicate a great concept, they could just be’

-David Alan Harvey-
(via yes-lukewinter)

what love is

‘So when you ask what love is, you may be too frightened to see the answer. It may mean complete upheaval; it may break up the family; you may discover that you do not love your wife or husband or children – do you? – you may have to shatter the house you have built, you may never go back to the temple.
But if you still want to find out, you will see that fear is not love, dependence is not love, jealousy is not love, possessiveness and domination are not love, responsibility and duty are not love, self-pity is not love, the agony of not being loved is not love, love is not the opposite of hate any more than humility is the opposite of vanity.
So if you can eliminate all these, not by forcing them but by washing them away as the rain washes the dust of many days from a leaf, then perhaps you will come upon this strange flower which man always hungers after.’

Jiddu Krishnamurti

i read this somewhere..
‘can love be united by a couple who has different religion with each other?’
and jalaluddin rumi says:
‘your task is not to seek for love, but merely to seek and find all the barriers within yourself that you have built against it.’

my happiness

 

Osho Once Said:

‘To be creative means to be in love with life. You can be creative only if you love life enough that you want to enhance its beauty, you want to bring a little more music to it, a little more poetry to it, a little more dance to it.’

i love you because…


“Freedom and love go together. Love is not a reaction. If I love you because you love me, that is mere trade, a thing to be bought in the market; it is not love. To love is not to ask anything in return, not even to feel that you are giving something- and it is only such love that can know freedom.”
[Jiddu Krishnamurti]

#sekatakata

adalah sekumpulan kecil kata-kata tanpa sekat yang tersebar secara random di social media yang nantinya akan dikumpulkan menjadi tulisan untuk sebuah buku yang kalau jadi hasil penjualannya akan diperuntukkan bagi orang-orang yang membutuhkan biaya penyembuhan karena sakit hati dalam urusan percintaan =D

TDKR

Ini bukan review film. Bukan opini kritis tentang film The Dark Knight Rises atau tentang bagus jeleknya film ini dibanding dua film Batman terdahulu.

Ini tentang symbol.
Kalau posting sebelumnya gw memaknai angka 8, kali ini tentang symbol dari rangkaian kata dan visual dalam sebuah film box office yang terakhir gw tonton itu.

Satu kalimat yang pernah dilontarkan Bruce pada Alfred dalam sebuah perjalanan menuju Gotham di film Batman sebelumnya: “People need dramatic examples to shake them out of apathy, and I can’t do that as Bruce Wayne. As a man, I’m flesh and blood; I can be ignored, I can be destroyed. But as a symbol…as a symbol I can be incorruptible. I can be everlasting.”
That statement about symbol is just flat out brilliant to me, it’s really describe who Batman is.

Menjadi seseorang yang dijadikan sebuah icon pastinya tidak mudah. Menjadi symbol seorang penjahat kelas gajah sekali pun tidak menjadikannya lebih mudah, karena harus terus konsisten berkomitmen dalam niat, pikiran, ide, konsep dan perbuatan untuk terus bisa berbuat kejahatan. Apalagi symbol manusia super baik, lebih sulit lagi, harus senantiasa berperang terhadap ego dan pikiran negatifnya sendiri terlebih dulu sebelum berbuat apa yang menurutnya baik untuk jutaan manusia lain. Gw gak akan membahas soal pahlawan dan penjahat, baik dan buruk, putih dan hitam. Sekali lagi, ini masih soal symbol.

Dalam The Dark Knight Rises kita bisa melihat bagaimana sebenarnya manusia itu butuh untuk tetap optimis. Optimis dengan hidupnya. Optimis di kehidupannya. Untuk selalu optimis terkadang kita membutuhkan suatu bentuk, figur, yang bisa meresonansikan keoptimisan tersebut.
Bahkan seorang super hero membutuhkannya. Pun seorang penjahat dingin berotak cemerlang dan romantis seperti Bane membutuhkannya. Bane memotivasi hidupnya berlandaskan dendam dan cinta. Masker di mukanya merupakan tambahan atribut yang memperkuat symbol misterius dan kekejaman emosi yang tidak tertebak, berbeda dengan teror sadis Joker yang terekspresikan secara blak-blakan.

Kita juga bisa melihat bagaimana kondisi Gotham diporak-porandakan oleh Bane, pemberontakan serupa revolusi Perancis yang diciptakan Bane, issue tentang sistem pemerintahan, kesenjangan kaya miskin, korupsi dan birokrasi berlayer yang dikritisi, sampai soal peradilan yang tidak memberikan pilihan untuk hidup. Kondisi itu simbolisasi kekhawatiran akan situasi Amerika dan Eropa yang belakangan mengalami ketidakstabilan pertumbuhan ekonomi dan politik. Terlalu banyak symbol dalam film ini yang bisa dimaknai dengan banyak hal dan bisa dilihat dari beberapa point of view. Kaya akan makna. Sarat akan hati, jiwa, emosi, pikiran dan tentunya harapan.

Yang paling bisa gw jadikan reference untuk menjalani hidup gw dari beberapa pemaknaan dalam film ini adalah:
#Rise. Rise. Rise. Symbol dalam bentuk kata motivasi yang ditangkap Bruce Wayne untuk bangkit kembali menjadi Batman setelah mental dan harapannya terjerembab berkali-kali.

#It doesn’t matter who we are, what matters is our plan. Bane mengatakan ini di awal film. Dan kalimat semacam itu pernah dinasihati ke gw oleh seseorang yang sangat gw respect, karena memang pada akhirnya tidak lagi menjadi penting siapa yang berbuat tapi lebih penting apa yang diperbuat dan apa impactnya buat orang banyak.

#I’m adaptable, kata Selina Kyle. Satu positioning diri yang selalu gw pegang sejak dulu. Mencoba menjadi bunglon dalam banyak situasi. Ketika harus bermain, bermainlah dengan cantik. Ketika dituntut serius, seriuslah sampai otakmu mengering. Ketika memang dibutuhkan untuk menjadi warna hitam, corenglah mukamu dengan arang asal hatimu tidak. Hahahaa.. kedengarannya kok seperti tidak punya prinsip ya? Ini beda. Gak bisa digaris-silangkan dengan prinsip. Fleksibelitas atau kelenturan dalam beradaptasi terhadap sesuatu sangat dibutuhkan kalau kita mau tetap survive.

#A hero can be anyone. Even a man doing something as simple and reassuring as putting a coat around a little boy’s shoulders to let him know that the world hadn’t ended. Semua juga tahu ini artinya apa. Tapi apakah semua bisa melakukan ‘those little good job’ dengan konsisten sepanjang hidupnya? Silahkan bertanya pada diri masing-masing.

Batman, symbol super hero yang juga sebenarnya manusia biasa yang bisa merasakan dan mengalami hal-hal yang biasa ditemui dalam hidup. Seperti kita.

Comment Ratings plugin provided by mondo-casinos.fr