Category Archives: spiritual

2016 untuk saya:

adalah merupakan titik awal saya kembali menjadi diri sendiri.

Tahun yang tanpa ada lagi keraguan sedikit pun terhadap Tuhan. Tahun yang membiarkan saya memilih meraih kebahagiaan yang sebenarnya. Tahun di mana orang-orang yang benar-benar menyayangi saya, kembali tersenyum setelah sekian lama menyimpan sedih. Tahun yang memancarkan cinta, walaupun cuaca sedang labil. Tahun yang penuh dengan dukungan dan doa terbaik.

Semoga, ketika saya berproses menjadi sesuatu yang lebih baik dari yang dulu, waktu tidak lagi meninggalkan ruang kosong tanpa pijakan dan genggaman. Waktu memang akan selalu seperti anak panah yang terlepas dari busurnya.. cepat melesat dan tidak akan pernah berbalik kembali, hingga tujuan akhir kiranya memang perlu di-set sejak awal supaya tidak sia-sia terbuang percuma di proses perjalanannya.

Perjalanan tentang keberanian dalam mengambil keputusan, tentang kesabaran menghadapi banyak tempaan, tentang harapan-harapan yang tak cepat saya tenggelamkan, tentang hubungan-hubungan yang tak begitu saja  bisa dipatahkan, tentang pemikiran-pemikiran yang mengantar pada kedewasaan dan kebijaksanaan, tentang pertahanan yang membawa diri sampai menjadi yang ‘sekarang’, tentang kejujuran diri, tentang perasaan cinta yang pada akhirnya dipertunjukkan, tentang melihat kematian, tentang impian versus kenyataan, tentang segalanya.

Perjalanan hidup saya selama 2016 terdeliver via gambar di IG saya dan IG ocabrian.

 

yang pertama kali selama empat bulan

Hi everyone!
Massive apologies for not updating my blog here for so long.. four months already.

Terimakasiy buat semua yang masih tetap datang berkunjung over the last couple of months but there’s nothing to look at! hehehe.. sorry!

Terakhir update blog waktu baru pulang dari rumah sakit karena usus buntu akut yang gak ketauan awalnya sehingga sampai pecah dan nyaris mengambil nyawa gue. Untung cepat dioperasi, bukan laparoskopi tapi bedah besar. Ternyata Tuhan masih kasih kesempatan buat menghirup oksigen dan mungkin untuk melakukan banyak hal lain yang lebih penting dan berguna buat diri gue. Dan orang lain yang benar-benar gue sayang.

Selama empat bulan ini, ada banyak banget valuable moments yang terjadi untuk pertama kalinya. Pertama kali nginep di rumah sakit selain karena melahirkan, pertama kali masuk ruang operasi. Pertama kali ngelihat Ulan ngejagain gue sendiri di rumah sakit. First time someone had a serious talk with my parents. First time i got big scars.

Yes, things are definitely a lot better than when i last posted!

Dan hari ini, 29 Agustus, hari lahir gue.
Sama kayak hari lahirnya Michael Jackson, hahaha gak penting yaaa.. biarin, yang penting i love him.
Hari ini pertama kali gue dibikin amazed sama Ulan, ada love letter yang dia tulis pakai tangan di cover CD yang isinya playlist lagu-lagu pilihan dia yang hmmm.. damn good, mayoritas bukan lagu-lagu mainstream top 40, buat anak perempuan seusia dia harus gue akuin kalau seleranya bit different, unique… i truly love the playlist.

Ini ucapan ultah dari Ulan:

You are capable to carry the weight of the sky, the soil, the hurricane, and the ocean along with the waves that clash onto ypur back yet you still manage to touch in the tenderest manner, your lips still kiss like cherry pie, your heart still have the space of the universe even when the world is trying to break it down.
You have that celestial unrealness that shows through your eyes.
I don’t know how to celebrate someone as ethereal as you but i will start with love songs.
Happy birthday!
P.S these songs are so or may be so corny, if you don’t like it just return it to me

Pengen nangis gak sihhhhh?!

Hmm.. waktu gue tanya, why is the words so deep? dia bilang karena itu gue di mata dia. Terharu!
Best words ever came from my little girl.

Aaaaand next my first six cupcakes!

Let’s continue to another ‘first time’.

Salah satunya, bikin pameran foto analog bareng teman-teman idFilm. Gue satu-satunya perempuan yang ikut photo exhibition ini. Perempuan edan, kalau kata mereka hahaha. Berasa anak bawang di antara abang-abang senior itu semua. Exhibitionnya di Negev resto di Gatsu bulan May kemarin dan baru selesai 20 Agustus kemarin, iyaaa.. diextend dari yang harusnya selesai bulan July.
Ini analog photo exhibition gue yang pertama. Gue motret pake film, diajarin nyuci dark room sama Tompi dan dicetak secara manual [wet printing] sama Tompi juga.
Udah aja foto gue kasih harga Rp 8jt, laku dibeli sama orang. Mungkin orang itu ngefans berat sama gue sampai foto bayangan cewek rambut pendek yang dia gak kenal aja dibeli sama dia hahahaa! Crazy.
It’s ok, paling nggak dari hasil penjualan ini bisa sedikit donate buat anak-anak penderita bibir sumbing yang butuh dioperasi. Alhamdulillah masih bisa kasih sedikit manfaat buat orang lain.

Idfilm analog photo

Negev Art gallery Bar & Restaurant

Analog photography

Kepingin punya satu mainan bisnis kecil, akhirnya dapat yellow money deposit box for #littlebit untuk yang pertama kali. Every month will save a bit. Satu juta rupiah pertama di awal Agustus ini.

Hmmm not forget to mention, a big big big tiring efforts for making one of my dreams come true. A new house for my parents.
Untuk pertama kali memindahkan ortu ke rumah baru di daerah Kali Sari Cijantung. Idul fitri tahun ini pun menjadi hari raya yang pertama dirayakan di rumah itu. I am happy for them. Feel so blessed.

July kemarin, pertama kalinya jalan ke Sinjapo bertiga: gue, Ul dan Al. Such a very fun and great moments we had. Pastinya akan ada yang kedua, ketiga, dst.. ke mana pun itu.

Dua minggu lalu, pertama kali pergi ke Shanghai, rombongan dan padat banget schedule acaranya.. berasa jadi tourist beneran hihihii..

Shanghai

Waktu ke sana itu pertama kalinya ke luar negeri gak pakai acara motret serius, cuma bawa pocket camera sama iphone, photo-photonya baru sebagian kecil diaplod di instagram gue. Monggo mampir yaaa kalau pengen lihat :]

That’s it, my first valuable moments for the last couple of months. Dan gue masih akan selalu mencari hal-hal baru yang belum pernah gue alami yang bisa memperkaya pengalaman batin gue kelak.

See you guys soon.

 

ketika venus lahir

ada yang bilang
hidup adalah komedi hitam
sebuah kesejajaran abnormal
atau unsur yang mengerikan
yang dibuat menjadi karya oleh para komikus
makin pekat dan larat maka makin nikmat

dalam riuhnya hujan,
apa pun tampak samar dan kabur
begitu juga kelamnya dunia
yang lucu pun tampak hitam
subuh itu venus lahir
menggantikan bulan
mencoba berkawan dengan matahari
berharap
hidup tak lagi komedi hitam

Alex Komang

Jam 9 malam tadi saya menerima telpon dari Mas Jerry, sebuah berita yang bikin saya shocked.
‘Oca, kamu sudah dengar kabar kalau Alex Komang meninggal dunia?’ pertanyaan yang saat saya dengar saya gak tau mesti dijawab atau tidak. Butuh waktu untuk saya bisa mencerna kata-kata Mas Jerry. Yang pada akhirnya saya cuma bisa jawab: ‘oh my God..’

Saya kenal Mas Alex sekitar lima tahun dan perkenalan awal kami cukup unik, lewat sebuah email. Mas Alex mengapresiasi salah satu foto saya. Sejak itu kami sering ngobrol di cafe Tator di Dharmawangsa Square atau di tempat makan favoritnya Ayam Bakar Ganthari di Blok M area. Sebelum akhirnya Mas Alex bikin cafe… hmm dia gak suka istilah cafe.. ya, sebelum akhirnya Mas Alex bikin Warung Darmin di Duren Tiga yang belakangan sering jadi tempat kami ketemu dan cerita-cerita tentang banyak hal.

Mas Alex adalah sosok orang yang sangat humble walau dia seorang aktor terkenal. Dia sering cerita tentang industri film dan juga senang mendengarkan saya cerita tentang industri periklanan. Tapi di antara semua cerita yang selalu dia sampaikan dengan penuh semangat, saya selalu menangkap perasaan sedih dan cinta yang luar biasa ketika dia bercerita tentang Aisyah, anak satu-satunya.
Ada satu momen yang saya gak akan pernah lupakan.
Pernah satu saat ketika saya undang Mas Alex via short message untuk datang ke pameran foto yang dibuat oleh teman-teman idLeica saya, dia bilang gak bisa hadir karena harus menjemput Aisyah yang datang liburan ke Jakarta dari sekolahnya di Kuala Lumpur dan saya tentunya sangat mengerti dan memaklumi. Tapi ternyata Mas Alex memberikan saya surprise karena akhirnya mau menyempatkan diri datang sebentar ke pameran setelah menjemput Aisyah dari bandara. Tentu saja saya senang. Buat saya, dia adalah orang yang memegang teguh komitmen dan selalu berusaha menyenangkan hati orang lain.

‘Membuat orang lain bahagia itu adalah sebuah berkah buat kita, Ca..’ begitu katanya dulu.

Saya belajar sedikit banyak tentang kehidupan dari Mas Alex. Tentang pemberontakan masa remaja, tentang akidah dan rasa sayang, tentang siang dan malam.
Betapa dia sangat mengagumi Teguh Karya, yang katanya hanya seorang Teguh Karya yang paling bisa menegur, memberi kritik dan memarahinya untuk bisa jadi lebih baik.

Terus terang, saya merasa kehilangan.
Dua bulan lalu, setelah memohon ijin memberikan nomor teleponnya ke salah seorang teman saya yang kebetulan butuh pertolongannya, kami berjanji ketemu untuk ngopi dan ngobrol tapi ternyata Tuhan memutuskan bahwa itu adalah kontak terakhir saya dengan Mas Alex. Tidak ada lagi kopi tubruk hitam dan singkong keju atau pisang goreng hangat yang bisa kami nikmati bersama.

Istirahat yang tenang di sana, Mas Alex.

Saya tidak mengenangmu sebagai seorang aktor senior berkualitas tapi saya mengenangmu sebagai seorang laki-laki baik yang berkarakter dan berkemauan kuat, pemberi kritik yang sempurna, teman yang selalu mendengarkan, ciptaan Tuhan yang tidak pernah habis-habisnya selalu menularkan semangat rahman rahiim ke orang-orang yang disayangi.

Saya mengenangmu sebagai seorang virgo sejati.

Rest in peace, Mas Alex.

Oca amarlis

Oca amarlis

Oca amarlis

Oca amarlis

Oca Amarlis

a magical morning

Oca amarlis

Dari kecil gue paling suka pelangi.
Dulu, setiap habis hujan dan langit masih cerah, pasti gue bakal nyari tempat paling tinggi atau kalau di pas lagi di rumah gue akan langsung naik ke atas genteng sekedar buat nungguin kalau-kalau ada pelangi di langit.
Bisa sampai 15 menit gue tungguin, paling sedih kalau udah ditungguin tapi gak keluar pelanginya.
Sampai sekarang pun, masih suka ngejar pelangi.
Pernah waktu ngantor di Y&R Indonesia di Menara Jamsostek, sampai keluar dari ruang meeting gara-gara ada yang teriak di luar ruangan ‘look, ada pelangi!’ dan gue bilang sama orang-orang di meeting room gue mau ke toilet, padahal gue ke lantai 9, outdoor area, bengong di sana ngelihat pelangi. Duh, senangnya minta ampun.

Yes, i do really love rainbows and their beauty.

Pelangi buat gue bukan cuma indah, dia  bukan cuma sederet lengkungan warna-warni.
Entah kenapa, dari kecil kalau setiap habis nangis berkepanjangan atau kalau lagi sedih-sedihnya, pasti dikasih liat pelangi sama Tuhan. Hehehee.. Allah tuw baik banget. Selalu tau cara menghibur gue.
I believe that it was God telling me that I would never have to go thru that particular sadness that I remembered, faced & dealt with again in my life time.
Then I feel so special & loved.
Dengan melihat pelangi secara langsung, gue bisa merasa langsung punya energy lebih, pure positive energy, blessings. To me it’s the perfect time to be grateful for all the gifts in my life.

Pagi hari, di hari pertama di tahun yang baru ini, sekitar 8am, matahari baru mulai kelihatan dari balik awan yang sedikit kelabu karena hujan yang gak habis-habisnya sejak semalam, gue dikasih sebuah luxurious moment sama Tuhan. I saw a rainbow! Not only one rainbow, it was a double rainbow!!
I felt something extremely powerful from it, double harvest and double blessings!

Gue beranggapan bahwa itu sweet surprise dari Tuhan buat gue di awal tahun baru, karena 3 hari sebelumnya gue bikin wishlist dan seeing a rainbow after the rain is one of the item on the list.
Gue berasa pengen nangis senangis-nangisnya waktu dikasi liat double rainbow itu. What a wonderful magical moment.

That was my first spiritual story in 2015.
Hope everything good will happen in the future.
Aamiin!

And here I would like to wishing you all a Happy New Year with hope that you will have many blessings in the year to come.

[When double rainbows appear it means that whatever is coming to you has great meaning in your life and that one good thing will lead to another good thing. I really rejoice in your happiness and good fortune. The rainbows are a sign from the cosmic universe that you are about to have something great fall into your lap! – Lillian Too of Feng Shui Malaysia]

Comment Ratings plugin provided by mondo-casinos.fr